Hati-hati Secondary Gain

Istilah secondary gain adalah sebuah situasi dimana seseorang mendapatkan manfaat ketika ia mengalami sakit. Manfaat yang dimaksud misalnya mendapatkan perhatian lebih, terhindar dari satu tanggung jawab dll.

Sebutlah sebuah contoh misalnya ada kasus yang sempat saya tangani di klinik hipnoterapi saya dimana seseorang tersebut mengalami sakit yang tidak sembuh sembuh. Sakitnya sepeleh hanya di area tenggorokan saja. Suaranya menjadi parau… Jika diperiksa ke dokter maka dokter pun sulit mendeteksi penyebabnya.

Setelah ditelusuri dengan hipnoterapi ternyata diketahui bahwa banyak sekali masalah yang sedang dihadapinya. Mulai dari masalah rumah tangga hingga masalah pekerjaan.

Dan nampak sekali bahwa yang bersangkutan sangat menginginkan perhatian dari pasangannya… Dan ternyata memang benar, pasangannya menjadi lebih perhatian setelah dia menderita penyakit aneh tersebut.

Hanya sayangnya, bahkan ketika perhatian dan kasih sayang lebih telah ia dapatkan, maka   ia tetap saja menderita sakit tersebut.

Begitulah cara kerja dari alam bawah sadar, alam bawah sadar mencoba memberikan apa yang ia yakini bisa membawa kenyamanan – dalam kasus di atas adalah perhatian dan kasih sayang lebih – dengan segala cara (dalam hal ini adalah sakit tenggorokan).

Jadi jika anda menderita penyakit fisik yang sulit dicari sebabnya, bisa jadi Anda mengalami psikosomatis negatif. Atau penyakit fisik akibat dari gangguan pada tataran bawah sadar.

Saya bisa memberikan contoh lain, yaitu seorang teman kantor yang latah. Ketika saya telusuri dan coba tawarkan terapi, dia terlihat enggan. Hal ini karena dengan “penyakit” nya itu, bawah sadarnya “berfikir” bahwa hal itu memberikan keuntungan, misalnya perhatian lebih dari lingkungannya.

Memahami dan menyadari hal ini, akan mempermudah Anda untuk sembuh dari penyakit penyakit tersebut di atas saat ini dan sekarang juga…

Salam

Yuan Yudistira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Currently you have JavaScript disabled. In order to post comments, please make sure JavaScript and Cookies are enabled, and reload the page. Click here for instructions on how to enable JavaScript in your browser.