Turun Naik Berat Badan

  • by

Kita semua tahu bahwa memiliki berat tubuh yang ideal dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan adalah salah satu indikasi tubuh yang sehat.

Kita juga sangat menyadari bahwa salah satu faktor utama yang merusak kesehatan tubuh manusia adalah kebiasaan-kebiasaan buruk manusia itu sendiri. Sehingga untuk mengembalikan kesehatan itu sendiri tidak ayal, upaya yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh adalah mengubah kebiasaan yang buruk dan merusak kesehatan dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang menyehakan.

Hanya saja mengganti sebuah kebiasaan bukanlah perkara yang mudah jika tidak dilakukan dengan benar. Ada dua hal penting yang harus diperhatikan dengan teliti jika ingin mengubah kebiasaan, yaitu:

  1. Menghilangkan kebiasaan lama yang buruk
  2. Menjalankan kebiasaan baru yang baik

Kebiasaan terbentuk dengan melibatkan konten pikiran bawah sadar yang lain, diantaranya  adalah: emosi, belief, dan value.

Perlu kita ketahui pula bahwa ada dua aspek penting yang harus diperhatikan dan diperbaiki sehubungan dengan usaha untuk memiliki tubuh sehat dan langsing, aspek yang pertama adalah tubuh dan aspek kedua adalah pikiran.

Kami melayani beberapa hal berikut ini:

  1.   Pengetahuan tentang kondisi pikiran dan tubuh sehubungan dengan hambatan memperoleh tubuh sehat dan langsing.
  2.   Teknik self-therapy, untuk menetralisir emosi hingga melakukan re-programming pikiran bawah sadar.
  3.   Mengelola pikiran untuk membuat tubuh sehat dan langsing.
  4.   Mengenali program lama yang menyebabkan kelebihan berat badan.
  5.   Menginstal program baru sesuai dengan strategi yang telah disusun untuk mencapai tubuh sehat dan langsing dengan mudah dan menyenangkan
  6.   Mengenali mental block yang menghambat untuk memiliki tubuh sehat dan langsing.
  7.   Menetralisir mental block yang menghambat tujuan maupun upayauntuk memiliki tubuh sehat dan langsing.
  8.   Mengisi tangki psikis dengan emosi positif.
  9. Rekomendasi menu makanan sehat

 

Beberapa pertanyaan umum bisa Anda baca dulu di sini dan juga di sini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Currently you have JavaScript disabled. In order to post comments, please make sure JavaScript and Cookies are enabled, and reload the page. Click here for instructions on how to enable JavaScript in your browser.